Coklat Lollipop & Pulsa


Terinspirasi dari ucapan pak Perry Tristianto sang Raja Factory Outlet dari Bandung waktu berbicara di Milad 2 “Jangan jualan baju di tempat yang sudah sesak persaingan seperti di tanah abang, sudah terlalu jenuh pasar disana, lagi kita harus bertarung dengan pemain besar. Coba ciptakan pasar sendiri! Yang kita bisa tentukan harga seberapapun kita mau. Contohnya buka distro di tempat isirahat jalan tol, jual bolu di apotik”.

coklat-pulsa.jpgDisini kami mencoba menerapkan ucapan beliau untuk mecoba jual Coklat lollipop di Counter HP & Pulsa milik “Ria” saudara kami di daerah bekasi yang berada di depan rumahnya, dimana counter tersebut sangat ramai dengan anak remaja dan ibu ibu yang suka ngobrol atau tempat nongkrong. Awalnya kami coba tawarkan Ria untuk membeli 20 pcs untuk di pajang di counter pulsanya. (yang akhirnya cuma 10 berhasil di jual sisanya di makan sama keluarga dan keponakannya :D ). Keesok harinya Ria datang lagi kerumah kami untuk membeli 50 pcs untuk di coba jual kembali di counter pulsanya

2 hari kemudian Ria contact kami by phone, ” Mbak aku beli lagi 100 pcs ya, soalnya yang kemaren abis dijual. trus anak anak ABG sini pada pesen yang seri love dan yang warna ungu (rasa bluberry), trus.. ibu ibu sini doyannya yang coklat semua kalo ada, besok aku mampir untuk ambil ya….soalnya tinggal 10 batang disini. ntar malem juga abis”. “Wah.. cepet bener abisnya…? mang pada doyan ya?” kata aku.
“Yah awalnya sih pake trik, pas pada beli pulsa bilang aja , wahh kembalian 3000 nya enggak ada nih, ganti pake coklat lollipop aja ya.. mau gak?, mereka pada mau ya udahhh tak kasih coklat yang enggak mau baru deh tak kasih kembaliannya hehehehe. Eh..sekarang malah pada rajin beli coklatnya doang dari pada pulsa gue. aku pikir yah udah lah gak pa pa lah..” jawab Ria.

Aku mendengar ucapan ria sambil tertawa kecil, ternyata coklat lollipop aku laku juga di counter pulsa. Sekarang Ria hampir 3 atau 4 hari sekali pesan dan beli coklat lollipop kami sebanyak 100 pcs. Dimana Ria jual kembali dengan harga 3000 perak jadi untung yang didapat adalah 1000 perak x 100 pcs = 100.000 kalau di akumulasi sebulan kira kira 10 kali ambil dalam sebulan * 100.000 adalah 1.000.000. Cukup banyak untuk menambah penghasilan nya sebagai penjual pulsa.

Mungkin ucapan pak Perry ada benarnya juga ya.., “kita coba buat pasar sendiri, coba jual kue bolu di apotik”. Ya aku coba menjual Coklat lollipop kami di Counter pulsa sekedar azas manfaat.

Kalau saja 1000 pedagang pulsa se Bekasi beli coklat lollipop kami setiap 3 atau 4 hari, wah bisa bisa kami harus bangun pabrik coklat dan karyawan sendiri nih hihihi. Semoga Coklat kami menjadi manfaat untuk orang lain. Amin. (Lia/Imed)

Information and Links

Join the fray by commenting, tracking what others have to say, or linking to it from your blog.


Other Posts

Write a Comment

Take a moment to comment and tell us what you think. Some basic HTML is allowed for formatting.

Reader Comments

ada titipan ucapan selamat dari om perry tristianto.
” Hebat ! Semoga terus jaya , dan jangan lupa royalti nya 5 % ya ”
(bukan rekayasa)

aduh2, aneh2 ajah! kreatip sih, tapiii…. aq mo lollipopnyaaaa!!! hehehe…xP

jual coklat di toko pulsa, wow ide yang tidak terpikirkan oleh saya. Memang kalau punya ide, kita harus segera melaksanakannya supaya tidak mubazir.

boleh juga ide itu bos..,
kita punya produk coklat merk “NAPOLI” gramatur 225 gram. tampilan dan rasa bersaing dng silverqueen, cadburry dll, dengan harga yang jauh lebih murah.
ente berminat untuk ikut memasarkan?

thanx

wah, keliatannya enak nech cokelatnya.pas liat aku langsung tertarik sama lolipopnya n idenya boleh jg pengen coba jual dirumah, klo beli bnyak dpt discon donk,oya yg tetera disini udah harga eceran apa msh bisa dikurangin lg sec mau dijualin lagi nech? klo aku dtng lngsumg bisa cos aku tnggal d pd.ungu? mau donk kirimin katalog podak sm list hrganya utk djual lg kirim ke titik_anekakarya@yahoo.co.id

saya mau buka usaha seperti bapak di kota medan 081375600815